Kamis, April 14, 2011

Apa mungkin dibutuhkan waktu satu menit untuk mendapatkan seorang sahabat, satu jam untuk mengenalnya, sehari untuk memahaminya ?? ku rasa tidak ... sangatlah sulit untuk mendapatkan sahabat sejati bukan sekedar teman dekat. Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang dimana kita harus mengenalnya, memahaminya, menyayanginya, menerimanya apa adanya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

mencintai tanpa syarat, berbicara tanpa perhatian, 
memberi tanpa alasan dan peduli tanpa pamrih..itu inti dr persahabatan sejati

Sahabat adalah orang yang sangat berharga bagi kita. Ketika kita bahagia, sahabat menjadi mitra yang baik. sehingga kita bisa berbagi. sebaliknya, ketika kita sedih, sahabat datang dengan perhatiannya pada kita. sehingga kita bisa terhibur dan bangkit kembali. 

Teman akan mendengarkan apa yang kamu katakan, 
sahabat sejati akan mendengar apa yang tidak kamu katakan.

Sahabat…………ibarat satu janji dalam hati…………tak dapat ditulis…………tak dapat dibaca…………takkan terpisah oleh jarak…………takkan berubah oleh masa…………takkan sirna oleh amarah…………sedetik dimata selamanya dijiwa…………dan kebersamaan diatas segalanya………………